Hasil yang kami klaim, dan yang tidak kami klaim
Akta pendirian Yayasan memuat maksud dan tujuan untuk menyelenggarakan program bantuan pangan bagi masyarakat yang membutuhkan, pada Pasal 3.A.11. Seluruh pekerjaan yang dijelaskan di situs ini berdiri di atas dasar itu.
Kegiatan Yayasan saat ini difokuskan pada bantuan pangan sekolah di Sumba, Nusa Tenggara Timur. Kami memilih satu lokasi dan mengerjakannya sampai benar, bukan banyak lokasi sekaligus.
Hasil yang kami klaim
Satu porsi makanan yang disiapkan dengan aman, disajikan dalam rentang waktu dan suhu yang terkendali, dari dapur yang dibangun sesuai standar nasional dan ditempatkan cukup dekat dengan sekolah yang dilayani agar rentang itu dapat dipenuhi.
Kami menyatakannya secara tegas dan hanya satu, karena hasil yang tidak dinyatakan akan dinilai dengan ukuran orang lain.
Hasil itu dapat diperiksa. Suhu inti saat memasak, suhu saat penyajian, jeda waktu di antara keduanya, dan catatan yang menyertainya adalah hal yang tercatat, bukan hal yang diperkirakan.
Radius pelayanan pada standar pemerintah ada karena alasan yang sama. Pedoman keamanan pangan menempatkan makanan matang yang ditahan di bawah 60°C selama lebih dari dua jam pada fase berisiko, dan jeda antara memasak dan menyantap adalah satu hal yang benar-benar dapat diubah oleh keputusan tentang lokasi dapur. Karena itu radius enam kilometer menjadi ukuran yang mendasari analisis lokasi kami.
Karena hasil yang kami klaim adalah porsi yang aman, maka kegagalan kami juga dapat dikenali: dapur yang tidak berjalan pada hari sekolah, catatan suhu yang kosong, atau sampel simpan yang tidak ada. Kami menerbitkan catatan itu justru agar dapat diperiksa.
Sumber: Diadaptasi dari WHO Five Keys to Safer Food dan prinsip HACCP (Codex Alimentarius)
Yang kami tuju
Inilah hasil yang menjadi tujuan pekerjaan ini. Kami belum menyajikannya sebagai hasil yang sudah tercapai, karena satu dapur tidak dapat membuktikannya, dan kami memilih menunjukkan buktinya ketika bukti itu ada.
- Makanan bergizi pada setiap hari sekolah, di tempat yang hari ini belum mendapatkannya.
- Kehadiran dan hasil belajar yang lebih baik, karena itulah tujuan pemberian makan di sekolah dan itulah yang kami harapkan terjadi.
- Sumbangan bagi upaya menurunkan prevalensi stunting di Nusa Tenggara Timur dari 37% menuju rata-rata nasional.
Yayasan saat ini bukan bagian dari program pemerintah mana pun, tidak mewakili badan pemerintah mana pun, dan tidak memiliki penunjukan dari lembaga mana pun. Masuk ke program nasional adalah rencana, bukan keadaan saat ini.
Cara kami mengerjakannya
Dibangun sesuai standar nasional
Dapur dibangun sesuai spesifikasi yang ditetapkan Badan Gizi Nasional bagi satuan SPPG, dan ditempatkan di dalam radius pelayanan enam kilometer dari sekolah yang dilayani, sehingga jeda antara memasak dan menyantap tetap berada dalam rentang yang aman.
Satu dapur sampai benar
Kami membangun atau merenovasi satu dapur sampai memenuhi standar higiene dan sanitasi, melatih juru masak setempat, lalu menjalankannya setiap hari sekolah. Dapur yang berhenti tidak menghasilkan apa pun.
Bukti untuk setiap tahap
Dana disalurkan secara bertahap. Untuk setiap tahap kami menerbitkan bukti, dan bukti itu membuka penyaluran tahap berikutnya.
Bagaimana kami akan mengetahui hasilnya
Sebelum porsi pertama disajikan, kami mencatat keadaan awal: jumlah hari sekolah dalam satu tahun ajaran, keadaan ruang yang akan menjadi dapur, sumber air dan listrik beserta keandalannya, dan pemasok bahan yang tersedia di wilayah itu.
Setelah dapur berjalan, yang kami ukur adalah kendali yang dijalankan dan catatan yang menyertainya: suhu inti saat memasak, suhu saat penyajian, jeda dari panci ke piring, sampel simpan, dan biaya sebenarnya dibandingkan anggaran.
Pengukuran apa pun terhadap anak, termasuk pencatatan kehadiran dan pengukuran tubuh, tidak dilakukan sebelum ada persetujuan tertulis orang tua atau wali sesuai Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Pelindungan Data Pribadi. Formulir persetujuan itu belum disusun, sehingga belum ada data anak yang kami kumpulkan.
Batas kegiatan kami saat ini
Kegiatan Yayasan saat ini difokuskan pada bantuan pangan sekolah di Sumba, Nusa Tenggara Timur.
Yayasan belum memiliki izin usaha jasa boga, dan tidak ada makanan yang disiapkan sebelum izin itu terdaftar. Yayasan juga tidak menawarkan jasa boga untuk umum dan tidak menjual layanan apa pun.
Apabila fokus kegiatan berubah, halaman ini yang diperbarui lebih dahulu.
Mengapa halaman ini ada
Uang amal sering berhenti bukan karena hilang, melainkan karena tidak ada yang dapat melihat ke mana perginya. Ketika penyaluran tidak dapat diperiksa, donatur memberi lebih sedikit, dan memberi kepada yang paling keras bersuara, bukan kepada yang paling nyata bekerja.